Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sulsel, Komisaris Besar Polisi H Hery Subiansauri, Minggu, 29 November, mengatakan, Polri khususnyaPolda Sulsel secara bertahap melakukan perubahan kultur secara internal. “Proses reformasi birokrasi
dan kultur polri memang membutuhkan waktu. Dan ini, tidak Masyarakat Perlu Ikut Mengawasi bisa berjalan maksimal jika masyarakat tidak ikut memberi kontribusi berupa kerjasama,”imbuh Hery.
Lebih jauh Hery mengatakan, proses reformasi polri telah menjadi prioritas utama. Setidaknya, program yang telah diluncurkan berupa “quick win” adalah tahapan untuk memperbaiki citra institusi baju cokelat ini. Program yang dicanangkan tersebut ditargetkan tuntas hingga 2025. Tahapannya, polisi berusaha membangun kepercayaan masyarakat, melibatkan partisipasi masyarakat, dan memberikan pelayanan secara prima.
Terkait dengan poling masalah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap polisi yang makin menurun, disebut Hery menjadi perhatian khusus. Olehnya itu, ia tidak henti-hentinya meminta agar masyarakat turut melakukan pengawasan setiap pergerakan personel polisi di lapangan. “Masyarakat jangan segan- segan melaporkan jika ada oknum polisi yang mengabaikan laporan karena itu adalah bagian utama dari proses perubahan kultur, utamanya membangun kepercayaan” imbau
Hery. sumber FAJAR



0 komentar: